Kejadian 15:1–21 Pendahuluan: Hubungan manusia dengan Tuhan sering dibayangkan seperti tangga. Kita mendaki melalui ketaatan, dan Tuhan menunggu di puncak dengan upah. Kejadian pasal 15 mendefiniskan ulang gambaran tersebut. Abram bukan ditampilkan sebagai pahlawan yang gagah berani. Justru ia muncul sebagai pria tua yang sedang mengalami krisis eksistensial. Ia baru…
Category: Renungan
Ruang untuk berhenti sejenak, merenungkan Firman Tuhan , dan membiarkan Roh Kudus menyingkapkan kebenaran. Sebab sungguh, “Firman-Mu adalah pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku” (Mazmur 119:105).
Sola Scriptura
Soli Deo Gloria
Kota Suci dan Pedang Kekuasaan: Dari Edik Milano ke Istanbul
Politik, Iman, dan Kontradiksi Sejarah Pendahuluan Sejarah Kekaisaran Romawi pada abad ke-4 hingga ke-5 memberikan pelajaran penting tentang hubungan iman dan kekuasaan. Dari Edik Milano tahun 313 M yang mengakui agama Kristen, hingga kejatuhan Roma Barat pada 476 M, dan berakhir dengan kejatuhan Konstantinopel tahun 1453 M. Dunia menyaksikan sebuah…
Ketika Hati Mengalahkan Penampilan
Kisah Daud, Saul, dan Yonatan dalam 1 Samuel 16-19 Pendahuluan Kisah dalam 1 Samuel 16-19 sangat dramatis. Ini bukan sekadar cerita pergantian raja. Ini tentang bagaimana Tuhan bekerja melampaui pemahaman manusia. Samuel diutus untuk mengurapi raja baru. Daud dipanggil dari padang rumput dan dibawa ke istana. Ia menghadapi raksasa Goliat,…
Lebih Menyakitkan dari Ketaatan: Pelajaran dari Kisah Raja Saul
Seringkali, dalam perjalanan iman Kristen, kita terjebak dalam cara pandang yang keliru. Kita jarang menyadari betapa fatal akibat ketidaktaatan bagi jiwa kita. Kita cenderung memandang “ketaatan” sebagai sebuah beban berat berupa daftar sekumpulan aturan yang terasa mengekang dan membatasi kebebasan. Sebaliknya, kita sering keliru memandang dosa. Tanpa disadari, dosa terlihat…
Menanti di Ambang Pintu: Kekuatan Sejati dalam Kesabaran
(Berdasarkan 1 Samuel 13:8–14) Kehidupan sering terasa seperti perlombaan lari tanpa akhir. Setiap hari kita dikejar pesan yang sama:“Jangan tertinggal!”“Ambil sekarang sebelum hilang!”“Waktu adalah uang, jangan sia-siakan!” Di tengah ritme hidup seperti ini, menunggu waktu Tuhan terasa semakin sulit dan asing, bahkan sering dianggap sebagai kelemahan. Padahal Alkitab justru menunjukkan…
Yesus Raja Sejati
Renungan Natal berdasarkan 1 Samuel 8–10 Natal mengingatkan kita pada kedatangan Raja sejati yang telah dinubuatkan sejak dahulu kala. Mari kita merenungkan sebuah kisah Alkitab dalam 1 Samuel 8 yang relevan dengan arti Natal yang sesungguhnya, yaitu: Yesus Raja Sejati. Bangsa Israel datang kepada nabi Samuel dengan satu permintaan: “Berikanlah…
Dari Simbol Mati ke Relasi Hidup
Kisah Kelam di Eben-Haezer Sejarah umat Allah penuh dengan kasih karunia, tetapi juga peringatan keras. Salah satu momen paling kelam terjadi di Eben-Haezer (1 Samuel 4:10). Bayangkan suasana saat itu: bangsa Israel terpojok setelah kekalahan dari tentara Filistin. Mereka lalu punya ide untuk mengambil Tabut Perjanjian dari Silo. Tabut itu…
Mengapa Banyak Orang Lebih Suka ‘Perang Rohani’ Daripada Mengikuti Salib
Ada satu ironi dalam kehidupan gereja modern yang terus muncul dari generasi ke generasi. Semakin banyak orang senang berbicara tentang “peperangan rohani”, tetapi semakin sedikit orang yang mau memikul salib dan berjalan bersama Kristus dari hari ke hari. Kata “perang rohani” memang terdengar heroik. Banyak orang tertarik karena istilah itu…
Padang Gurun: Arena Ekstrem, Panggung Pembentukan Allah
Pendahuluan Padang gurun bukan sekadar hamparan padang pasir tandus. Ia adalah ruang hampa yang menyingkap siapa kita sebenarnya, jauh dari segala kenyamanan dan kepastian dunia. Di sanalah Allah menampakkan kuasa-Nya, membentuk hati, dan memperdalam iman. Panas membakar di siang hari, dingin menusuk di malam hari, dan kesunyian menguji jiwa. Setiap…
Yesus Batu Penjuru: Fondasi Hidup Kita
Pembukaan: Fondasi Menentukan Segalanya Pernahkah Anda melihat bangunan tua yang masih berdiri kokoh setelah ratusan tahun? Rahasia kekuatannya terletak pada batu pertama yang diletakkan di sudut bangunan. Batu itu disebut sebagai batu penjuru yang menentukan seluruh arah dan kekuatan bangunan. Bayangkan seorang arsitek zaman dulu memilih batu terbesar, terkuat, dan…
Simson: Superhero yang Jatuh
Latar Belakang Umum 40 Tahun dalam Kegelapan “Orang Israel itu berbuat lagi apa yang jahat di mata TUHAN, maka TUHAN menyerahkan mereka ke dalam tangan orang Filistin empat puluh tahun lamanya.” Hakim-Hakim 13:1 . Empat puluh tahun Israel tertindas tanpa hakim, tanpa pemimpin. Hanya kegelapan dan perhambaan yang menyelimuti umat…
Hati Tuhan yang Tersayat: Kisah Yefta
Bayangkan seorang ayah pulang dari medan perang, disambut oleh anak perempuannya yang menari-nari gembira. Tapi alih-alih bahagia, ia patah hati bukan karena luka perang, tapi karena sumpah bodoh yang baru saja ia ucapkan. Ia berjanji akan mempersembahkan “apa pun yang keluar dari rumahnya” sebagai korban bakaran. Dan yang keluar adalah…
Berjalan dalam Kemenangan
Pendahuluan Kitab Hakim-hakim adalah salah satu bagian Alkitab yang paling jujur tentang kondisi manusia. Bukan tentang kemenangan besar atau kepahlawanan heroik, melainkan tentang kegagalan yang berulang, pilihan yang membingungkan, dan relasi yang naik-turun antara Allah dan umat-Nya. Di dalam kitab ini kita menemukan pola yang berputar terus-menerus: Israel jatuh ke…
Ambisi Yang Membakar
Pelajaran dari Abimelekh (Hakim-Hakim 9:1-57) Alkitab menyimpan kisah-kisah yang memberi ketentraman, namun juga yang keras dan menakutkan. Di antaranya, Kitab Hakim-Hakim pasal 9 bercerita tentang kegelapan, kekerasan, dan kehancuran yang begitu nyata, meninggalkan kesan yang mendalam bagi siapa pun yang membacanya. Tidak ada malaikat juga mujizat diceritakan. Yang ada hanya…
Dunia Ini Luas : Renungan dan Lagu tentang Hak Hidup Ciptaan Tuhan
1. Pendahuluan: Dunia Ini Luas, Tapi Mengapa Mereka Tak Boleh Hidup? Dunia ini luas. Langit membentang tanpa batas, hutan menjalar hingga cakrawala, dan laut menyimpan kedalaman yang tak terukur. Di tengah keluasan itu, setiap makhluk diciptakan untuk berdiam, bernapas, dan hidup dalam ritme yang Tuhan tetapkan. Dari gajah yang agung…
Saat Harus Turun dari Gunung
Dari Kemuliaan ke Kenyataan Setelah peristiwa transfigurasi yang luar biasa, Yesus turun dari gunung bersama Petrus, Yakobus, dan Yohanes. Baru saja mereka menyaksikan kemuliaan Allah dengan mata kepala sendiri. Wajah Yesus bercahaya seperti matahari. Pakaian-Nya putih berkilau. Dan suara Bapa menggema dari awan terang: “Inilah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku…
Dari Lot ke Rut: Moab sebagai Cermin Kuasa dan Kasih dalam Alkitab
Pernahkah kita merasa masa lalu kita terlalu kelam untuk dipakai Tuhan? Atau merasa asal-usul kita “salah” sehingga tidak layak mendapat berkat-Nya? Jika ya, maka kisah Moab adalah pesan untuk kita semua. Sejarah Kelam Menjadi Awal Cerita Ini adalah kisah tentang suatu bangsa yang lahir dari sejarah kelam sebuah keluarga. Namanya…
Tuhan Sebagai Warisan Terbesar: Belajar dari Suku Lewi
Ketika kitab Yosua mencapai pasal 21, kisah panjang penaklukan tanah perjanjian berakhir. Bangsa Israel telah menempati negeri yang dijanjikan Tuhan kepada nenek moyang mereka. Tanah itu dibagikan dengan sistem undian kepada setiap suku : Ruben, Yehuda, Efraim, Dan, dan seterusnya. Namun satu suku berdiri di luar sistem pembagian itu: suku…
Kemenangan yang Terlupakan: Saat Kita Menunda Menikmati Tanah Perjanjian
Pendahuluan: Menang Tapi Tidak Menikmati Ada paradoks yang sering terjadi dalam kehidupan rohani orang percaya: kita sudah menang, tapi hidup seolah-olah masih kalah. Kita sudah menerima janji Tuhan, tapi tidak melangkah untuk menikmatinya. Inilah yang terjadi dalam Yosua 18, ketika bangsa Israel telah menaklukkan tanah Kanaan, namun tujuh suku masih…
Perahu Iman di Samudera Kehidupan
“Siapakah kita ini? Hanya penumpang perahu sekoci yang memiliki keyakinan bahwa kita akan selamat sampai seberang… bukan karena kita yang memulai perjalanan ini, tetapi karena Kristus, yang berkata: Marilah kita menyeberang.” 1. Awal Perjalanan : Kristus yang Memanggil Sejak awal, bukan kita yang memulai. Kristuslah yang memberi panggilan: “Pada hari…
